Bang Ivan Wirata
No Result
View All Result
  • BIW
    • H Ivan Wirata.ST.MM.MT
    • Visi & Misi
    • Program
    • Buku Saku
  • Berita
  • Artikel
  • Kegiatan
  • Realisasi Program
  • Usulkan Program
  • Partai Golkar
    • Alamat Sekretariat
    • Sejarah
    • Tugas dan Fungsi
    • Visi dan Misi
  • BIW
    • H Ivan Wirata.ST.MM.MT
    • Visi & Misi
    • Program
    • Buku Saku
  • Berita
  • Artikel
  • Kegiatan
  • Realisasi Program
  • Usulkan Program
  • Partai Golkar
    • Alamat Sekretariat
    • Sejarah
    • Tugas dan Fungsi
    • Visi dan Misi
BIW | Bang Ivan Wirata
No Result
View All Result
  • BIW
  • Berita
  • Artikel
  • Kegiatan
  • Realisasi Program
  • Usulkan Program
  • Partai Golkar

DPRD Jambi Dorong Pengelolaan Mangrove Jambi Terpadu, Pesisir dan Gambut jadi Perhatian

14/10/2026
in Artikel, Berita, Kegiatan
A A
?????????????????????????????????????????????????????????

?????????????????????????????????????????????????????????

PostTweetSendScan

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ir. H. Ivan Wirata mendorong pemerintah daerah menyiapkan usulan pengelolaan mangrove pesisir timur Jambi secara terpadu, seiring rencana pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).

Menurut Ivan, mangrove dan gambut di wilayah pesisir Jambi saling berkaitan.

BACA JUGA

Dermaga Dibangun, Jalan Tak Tuntas! BIW: Ujung Jabung Tak Akan Hidup Tanpa Akses

Pengusaha Perkebunan Tak Bisa Lepas Tangan, Pansus Karhutla Jambi Kaji Penguatan Regulasi dan Sanksi

Karena itu, keduanya perlu ditangani dalam satu pendekatan lanskap yang menghubungkan perlindungan ekosistem, pencegahan kebakaran, pengendalian abrasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Jambi perlu menyiapkan usulan yang konkret sejak awal. Bukan hanya menyampaikan kebutuhan penanaman, tetapi juga peta kawasan, desa prioritas, titik abrasi, kebutuhan anggaran, serta pembagian tugas pemerintah dan masyarakat,” kata Ivan.

Bahan rapat pengelolaan mangrove Jambi mencatat luas mangrove indikatif sekitar 12.583,9 hektare

Sebarannya terutama berada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat. Bahan yang sama mencatat sekitar 22 persen mangrove dalam kondisi rusak berat, serta abrasi yang menyebabkan garis pantai Kuala Tungkal mundur hingga 115 meter.

Ivan menilai angka-angka tersebut perlu diperkuat melalui satu data dasar yang disepakati bersama.

Sejumlah sumber mencatat luasan mangrove yang berbeda, sehingga perlu dilakukan penyelarasan peta, metode penghitungan, tahun pengukuran, dan verifikasi lapangan.

Data yang seragam penting agar pemerintah tidak salah menentukan lokasi dan target. Kita juga harus bisa membedakan kegiatan menanam dengan keberhasilan memulihkan ekosistem. Yang harus diukur adalah kondisi mangrove, tingkat keberhasilan tumbuh, laju abrasi, pencegahan kebakaran, dan manfaatnya bagi masyarakat,: ujarnya

Ia juga mengingatkan, penanaman bibit tidak akan menyelesaikan persoalan jika alih fungsi lahan dan tekanan terhadap kawasan konservasi tidak ditangani.

Program rehabilitasi, kata Ivan, harus berjalan bersama pengawasan kawasan, penataan pemanfaatan ruang, dan pelibatan masyarakat pesisir.

Bahan, rapat mengusulkan sejumlah sasaran hingga 2029, antara lain menurunkan proporsi mangrove rusak berat menjadi di bawah 10 persen, merehabilitasi 500 hingga 1.000 hektare secara bertahap, menyepakati satu peta Kesatuan Lanskap Mangrove (KLM), serta memperkuat desa mangrove dan Masyarakat Peduli Api (MPA).

Target tersebut masih perlu dibahas dan disesuaikan dengan baseline, program, serta kemampuan anggaran.

Selain manfaat ekologis, Ivan mendorong pengembangan kegiatan ekonomi yang memberi manfaat langsung kepada warga, seperti ekowisata, perikanan, hasil hutan bukan kayu, dan peluang ekonomi biru.

Nelayan pesisir, termasuk masyarakat Suku Duano, perlu dilibatkan dalam perencanaan dan memperoleh manfaat dari pengelolaan mangrove yang berkelanjutan.

“Pengelolaan mangrove harus memberi dampak nyata bagi masyarakat. Pesisir yang lebih terlindungi dan ekosistem yang pulih harus berjalan seiring dengan penguatan mata pencaharian warga,” katanya.

Ivan meminta Pemerintah Provinsi Jambi berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, perangkat daerah teknis, kelompok kerja mangrove, pemerintah desa, masyarakat, serta mitra yang telah berkegiatan di lapangan.

Rencana Aksi Kelompok Kerja Mangrove Daerah juga perlu diperbarui agar selaras dengan kebijakan dan program nasional setelah kerangka kelembagaan BPGMN ditetapkan.

DPRD, kata Ivan, akan mengawal agar usulan dan dukungan program bagi Jambi mencakup mangrove di Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat, sekaligus terhubung dengan upaya perlindungan gambut dan pengendalian karhutla

“Jambi memiliki peluang menjadi contoh pengelolaan gambut dan mangrove yang terintegrasi. Kuncinya adalah data yang kuat, lokasi yang jelas, program yang terkoordinasi, dan hasil yang bisa diukur serta dirasakan masyarakat,” pungkas Ivan.(min)

Sumber: www.makalamnews.com

Previous Post

Enam Strategi Dekan UNJA Jadi Bahan Pansus Karhutla, Ivan Wirata Soroti Akuntabilitas Anggaran

Next Post

Wakil Ketua DPRD Jambi Dukung Enam Langkah Unja Putus Siklus Karhutla

ARTIKEL TERKAIT

DPRD Jambi Nilai Pentingnya OMC Cegah Karhutla dan Ancaman Kabut Asap
Artikel

Dermaga Dibangun, Jalan Tak Tuntas! BIW: Ujung Jabung Tak Akan Hidup Tanpa Akses

30/10/2026
Pengusaha Perkebunan Tak Bisa Lepas Tangan, Pansus Karhutla Jambi Kaji Penguatan Regulasi dan Sanksi
Artikel

Pengusaha Perkebunan Tak Bisa Lepas Tangan, Pansus Karhutla Jambi Kaji Penguatan Regulasi dan Sanksi

28/10/2026
DPRD Jambi Buka Ruang Dialog dengan Aliansi Rakyat Jambi Marah, 9 Tuntutan Jadi Bahan Pansus
Artikel

DPRD Jambi Buka Ruang Dialog dengan Aliansi Rakyat Jambi Marah, 9 Tuntutan Jadi Bahan Pansus

28/10/2026
Dari Dry Ice hingga Hujan Buatan, Pansus Karhutla Jambi Pelajari Strategi Sumsel Libatkan Masyarakat dan Adat
Artikel

Dari Dry Ice hingga Hujan Buatan, Pansus Karhutla Jambi Pelajari Strategi Sumsel Libatkan Masyarakat dan Adat

28/10/2026
DPRD Jambi Bidik Skema DBH Kehutanan dan CSR untuk Cegah Karhutla
Artikel

DPRD Jambi Bidik Skema DBH Kehutanan dan CSR untuk Cegah Karhutla

28/10/2026
Kebakaran Berulang di Area Konsesi Disorot, DPRD Jambi Kaji Pansus Karhutla
Artikel

Uji Kemampuan Bayar hingga Transparansi, Ini Sikap Ivan Wirata soal Pinjaman Rp 250 Milyar

26/10/2026
Next Post

Wakil Ketua DPRD Jambi Dukung Enam Langkah Unja Putus Siklus Karhutla

Kebakaran Berulang di Area Konsesi Disorot, DPRD Jambi Kaji Pansus Karhutla

DPRD Jambi usulkan mangrove rusak berat turun di bawah 10 persen

DPRD Jambi Kaji Pansus Karhutla, Kebakaran di Wilayah Konsesi Jadi Sorotan

DPRD Jambi Kaji Pansus Karhutla, Kebakaran di Wilayah Konsesi Jadi Sorotan

DPRD Jambi Pertanyakan Batas Tiga Tahun Perubahan RPJMD, Ivan Wirata Minta Kepastian

DPRD Jambi Pertanyakan Batas Tiga Tahun Perubahan RPJMD, Ivan Wirata Minta Kepastian

DPRD Jambi Desak Kejelasan Aturan Perubahan RPJMD 2025–2029

DPRD Jambi Desak Kejelasan Aturan Perubahan RPJMD 2025–2029

Discussion about this post

Grafis

Kalender

October 2026
MTWTFSS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
« Sep    

Video

Currently Playing

Jembatan Tembesi Mulai Diperbaiki, Pengusaha Batu Bara Mulai Semangat

IW Berjaya

Jembatan Tembesi Mulai Diperbaiki, Pengusaha Batu Bara Mulai Semangat

Kegiatan
IW Berjaya

IW Berjaya

Kegiatan
Bang Ivan Wirata

Profil BIW | Berita | Artikel | Kegiatan | Realisasi Program | Usulan Program

©2026 BIW | BANG IVAN WIRATA -- Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 02, Telanaipura, Kota Jambi, Jambi 36122

No Result
View All Result
  • BIW
    • H Ivan Wirata.ST.MM.MT
    • Visi & Misi
    • Program
    • Buku Saku
  • Berita
  • Artikel
  • Kegiatan
  • Realisasi Program
  • Usulkan Program
  • Partai Golkar
    • Alamat Sekretariat
    • Sejarah
    • Tugas dan Fungsi
    • Visi dan Misi

©2025 WANITA PENULIS INDONESIA - JAMBI | Jl. H. Bisri Jambi No.67, Simpang IV Sipin, Kec. Telanaipura, Kota Jambi, Jambi. Kode Pos 36124.